• April 23, 2024

Boyke Djohan: SARA Menjadi Konflik Sosial Yang Sangat Sensitif Bagi Penonton.

Isu Ras, Agama, Suku, dan Golongan Bersama (SARA) akhir-akhir ini menjadi salah satu isu yang berkembang pesat di Indonesia.

SARA merupakan konflik sosial yang sangat sensitif bagi sebagian besar khalayak. Secara khusus, ada kekhawatiran serius bahwa elit politik akan mulai menggunakan politik identitas menjelang pemilihan presiden 2024. Untuk itu dibentuklah Koalisi Bersatu Anti SARA (ABAS).

Chairman dan CEO ABAS Boyke Djohan yang kami temui di Meja Berbagi ABAS yang diadakan di Sekretariat Jl ABAS mengatakan, “Setiap hari kami fokus pada berbagai isu terkait pemberantasan SARA.” Gunawarman No. 75 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4 Juni 2023).

Boike juga menjelaskan bahwa perdamaian dapat dijaga dengan membagikan Takgil dalam bentuk berkah untuk keragaman dan toleransi antar umat beragama dan berkah untuk kerja sama tim.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami berbagi dan kami tetap berbagi dengan masyarakat tanpa memandang ras, suku, atau agama,” ujarnya.

Boyke mengatakan ABAS didirikan karena ketertarikan padanya.

“Itu karena ekstremisme, fanatisme, dan fanatisme rasial sedang meningkat di semua aspek masyarakat dan pemerintahan,” jelasnya.

Menurut Buick, ABAS yang dia kerjakan difokuskan untuk maju.

“ABAS saat ini sedang dalam proses perekrutan tim dan finalisasi struktur organisasinya untuk mengatasi ekstremisme, fanatisme, dan konsep SARA dari Badan Reunifikasi Nasional Indonesia (NKRI),” kata Boyke.

Boyke mengatakan, jika rekan-rekan sependapat, pihaknya siap bergerak bersama memberantas radikalisme, intoleransi, dan paham SARA yang memecah belah persatuan dan kesepian di NKRI tercinta. kata Boyke Djohan optimis.

Struktur Asosiasi ABAS terdiri dari:

– Ketua dan CEO: Buick Dejohan.

– Wakil Presiden 1 : Habib Zain Asqaf (Habib Kreibou)

– Wakil Presiden 2: Peter F. Momore

Sekretaris Jenderal : Ninoy Karundeng

– Wakil Sekretaris Jenderal 1: Sonny Tulong

– Wakil Sekjen 2 : Habib Abdel Aziz

– Bendahara Umum : Roly Djohan.

– Direktur Urusan Sosial: Jodi Cross Ante

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *