• May 18, 2024

Rangkaian Pengakuan Dukun Sadis L\\\’Mbah Salamat: Uang Korban Untuk Bayar Utang Niat Taubat

Kasus Mbah Salamat, 45 tahun, dukun sadis asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang membunuh pasiennya masih terus berlanjut.

Polda Jawa Tengah terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kejahatan ritual penghasil uang tersebut.

Jenazah 12 korban pembantaian Mba Salamet telah ditemukan.

Motif tersangka melakukan prosedur tersebut karena marah karena para korban telah mengumpulkan uang melalui ritual tersebut.

Terlepas dari fakta tersebut, Mabbah Salamet membuat sederet pengakuan.

Dengan hati pertobatan, kami memulai dengan hasil penipuan untuk melunasi hutang kami.

Berikut info selengkapnya dari yang diedit pada Jumat (7 April 2023):

pelunasan utang

Ambah Salama mengaku uang korban digunakan untuk kebutuhan pribadinya.

menyebutkan “uang dan kebutuhan sehari-hari untuk melunasi hutang”.

Ambah Salamat tidak menjelaskan berapa utangnya dan siapa yang berutang.

Ritual hanyalah percakapan sehari-hari

Mbah Salamat juga membeberkan cara yang digunakan untuk membunuh para korban.

Awalnya, dia mengundang pasien ke rumahnya, berpura-pura melakukan ritual.

Upacara akan dimulai pukul 19.30 WIB.

Lokasinya di Taman Mbah Slamet, Kabupaten Banjarnegara, Kecamatan Wanayasa, Desa Balun.

Mengutip kanal YouTube METRO TV, tersangka menjelaskan, “Acara berlangsung selama satu jam, dan di sini kami hanya mengobrol. Tidak ada bacaan.”

Korban meninggal karena racun

Mabbah Salamat mengungkapkan bagaimana dia membunuh para korbannya.

Pertama, siapkan air minum yang dicampur potasium.

Mbah Salamet berkata, “Setelah dia (korban) minum, dia tidak bisa berbuat apa-apa, dia muntah sedikit dan bertahan (meninggal) selama lima menit. Racun potasium itu sangat ajaib.”

Tersangka kemudian menguburkan jenazah korban di sekitar lokasi upacara.

Anda ingin bertobat

Kini hati Amba Salamet diliputi rasa bersalah.

Dia langsung mengaku menyesal.

Keinginan Mba Salamat untuk bertaubat kepada Tuhan pun terungkap.

mengatakan “Maaf dan saya ingin bertaubat”.

identitas korban

Polda Jawa Tengah melaporkan, hingga Jumat (7 April 2023), telah ditemukan 12 korban Mbah Salamat.

Rinciannya 8 laki-laki dan 4 perempuan.

Korban ditemukan di tujuh lubang yang berbeda.

Identitas korban pertama yang ditemukan adalah Parianto (53).

Warga dievakuasi dari Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat pada Minggu, 2 April 2023.

Berikut daftar lengkap korban Mbah Salamet dikutip dari laporan resmi Polda Jateng yang diterima :

1. Paryanto Laki-laki, 53 tahun, berdomisili di Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cipadak, Jawa Barat.

3. Ersad, Pria, 43 tahun, Alamat Desa Tanjung Reju Rt. 1/4 Kecamatan Katun, Kecamatan Besawaran, Provinsi Lampung.

3. Wahyu Triningsih (istri Irsad), 40 tahun, Desa Tanjung Rejo, Rt. 1/4 Kecamatan Katun, Kecamatan Besawaran, Provinsi Lampung.

4. Mulyadi Pratama, 46 tahun, warga Kelurahan Sireng Agung, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Di sisi lain, ada delapan korban lainnya yang belum bisa dipastikan identitasnya.

(/Endra Kurniawan) (/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *